Catatan Sarjana

Hanya sebuah catatan yang dicari orang

ASUS ZenFone Max Pro M2 Update

Kesimpulannya generasi kedua dari smartphone ASUS seri Max Pro M1 muncul di Indonesia, semacam kita tahu kalau generasi awal dari seri ini sangat ramai di pasaran sebab menawarkan spesifikasi yang begitu menarik di kelas mid- range. ASUS Zenfone Max Pro M2 formal dirilis pada bertepatan pada 11 Desember 2018, tidak main- main lho, ASUS merilis seri ini buat awal kali di dunia. Seri Zenfone Max Pro M2 ini merupakan salah satu jagoan ASUS buat mengalami brand lain yang pula ramai- ramai menyerbu pasar mid- range. Sebagian bagian di- upgrade dari seri M1, prosesornya jelas lebih bagus dong, serta yang menarik merupakan seri M2 ini memiliki poni. Oh, terdapat satu lagi, bagian belakangnya saat ini gunakan material kaca, jadi kesannya lebih elegan. Semacam biasa, Regu NGONOO berkesempatan buat merasakan smartphone baru ini, serta berikut pengalaman penggunaannya.

Layar Full- View, lebih lega!

Berbeda dengan pendahulunya, Zenfone Max Pro M2 memakai poni di bagian kamera depan. Ini pasti saja buat mengoptimalkan dimensi layar. Hasilnya memanglah sangat terasa, Max Pro M1 mempunyai layar 6 inci, sebaliknya M2 layarnya 6. 3 inci dengan screen- to- body ratio sampai 90%. Perihal ini menimbulkan dimensi bodi M2 malah lebih kecil sebagian mm daripada M1. Lebih lega buat main permainan.

Resolusi layar tidak berganti, senantiasa memakai FullHD+ 2280×1080 px berteknologi IPS. Berita baiknya, layar Zenfone Max Pro M2 telah dilindungi dengan Gorilla Glass 6. Mantap! Kalian tidak butuh takut layar tergores kala main permainan, ya siapa tau kalian mainnya ekstrim.😀

Di bagian balik, Zenfone Max Pro M2 memakai material kaca, grip- nya jadi lebih aman, tetapi sisa sidik jarinya jadi nampak banget.

Performa kencang dengan prosesor hemat daya

Umumnya, terus menjadi powerful prosesor, hingga terus menjadi boros pula mengkonsumsi dayanya. Zenfone Max Pro M2 yang memakai Snapdragon 660 ini dipastikan senantiasa hemat energi walaupun dihajar buat main permainan. Unik kan? Terus menjadi powerful, tetapi malah terus menjadi hemat energi. Di bagian grafis, Zenfone Max Pro M2 memakai Adreno 512 yang performanya sangat dapat diandalkan buat memainkan game- game berat.

Buat konsumsi tiap hari sama sekali tidak terdapat permasalahan, kelas mid- range dikala ini memanglah telah mempunyai standar yang lumayan besar dalam urusan performa. Sebab tidak hanya permainan, sesungguhnya banyak aplikasi yang perlu tenaga yang besar buat melakukannya, semacam browser, instant messenger serta social media. Kala main permainan semacam PUBG, bagian balik terasa hangat. Tetapi tidak terus menjadi panas, masih normal koq. Namanya pula lagi bekerja keras.😀

Sepanjang main PUBG, tidak terasa nge- lag sama sekali, pada sebagian permainan yang lain pula mudah banget. Seluruh aku coba dengan pengaturan grafis sangat besar.

Baterai luar biasa besar

Zenfone Max Pro M2 dirancang buat digunakan tiap hari tetapi buat main permainan senantiasa oke. Makanya smartphone ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, serta semacam biasa, ASUS sanggup memasukkan baterai besar tanpa menaikkan tebal serta berat smartphone. Sama semacam pendahulunya, aku sama sekali tidak merasa keberatan.

Kokoh berapa lama sih baterainya? Buat pemakaian wajar tanpa main permainan, dapat satu hari lebih, 24 jam lebih! Tetapi jika buat main permainan pasti bakal lebih kilat terkuras dong baterainya. Setelah itu buat mengisi dayanya perlu dekat 3 jam, dari 2% sampai 100%.

Misalnya kalian bukan jenis orang yang suka main permainan serta penggunaanya wajar buat kebutuhan tiap hari, kalian dapat hingga kurang ingat kapan terakhir nge- charge.

Bagian ini adala salah satu yang di- upgrade dari seri tadinya, Zenfone Max Pro M2 memakai sensor Sony IMX486 dengan aperture F1. 8, sebab prosesornya memakai Snapgradon 660 yang telah menunjang AIE ataupun Artificial Intellegence Engine, hingga kameranya pula jadi lebih pintar. Jadi, kala kamera ditunjukan pada suatu obyek, hingga sistem bisa mengetahui obyek tersebut, sehingga bisa memastikan pengaturan yang cocok serta hasilnya juga lebih optimal. Fitur ini baru hendak ada pada pembaharuan dini tahun 2019, aku pula masih menunggu ini.

Related Post

Catatan Sarjana